Selasa, 23 Februari 2010

SEMANGAT WIRASWASTA ORANG TEGAL

Siapa yang tidak tahu tegal. Walaupun kota kecil namun banyak menghasilkan suatu karya. Sebagian orang tegal mempunyai semangat berwiraswasta. Semangat orang tegal dalam berwiraswasta dinyatakan oleh Prof Dr. Suparman bahwa kata "TEGAL" mengandung misteri didalamnya.

Huruf T merupakan huruf awal dari kata tatag atau teteg yang artinya percaya diri. Mereka tidak pernah merasa rendah bagaimanapun penampilannya. Bahkan dalam bertutur kata terlihat tidak menggunakan bahasa yang halus dalam kehidupan sehari - hari. Munkin kata tatag bisa
dikatakan perwatakan Bima dalam tokoh perwayangan yang tidak bisa menggunakan kromo maupun unggah ungguh seperti priyayi.

Huruf E kepanjangan dari eling. dalam bahasa indonesia Ingat atau Sadar. Bahwa mereka mempunyai kesadaran tinggi atas tingkah laku, posisi serta tindakan yang sesuai fungsi. Itulah watak wiraswastawan.

Selanjutnya G merupakan huruf ketiga yaitu gesit. orang tegal cenderung gesit dalam memandang lingkungan. Barang - barang yang rongsokan yang dianggap tidak berguna bagi orang lain akan dipandang barang yang berpotensi bisnis. Ini bisa dilihat dengan banyaknya jual beli disepanjang jalan raya Tegal-Slawi. Barang rongsokan ini diolah untuk menjadi barang keperluan.

Huruf A singkatan dari alim, yang berarti taat menjalankan Agama. Ada asosiasi bahwa orang Tegal identik dengan kehidupan santri, sehingga sebagian oarang akan merasa janggal kalau ada orang Tegal mempunyai nama yang bukan arab.
Ukuran sukses orang tegal pada umumnya kalau sudah haji dan punya rumah atau kendaraan. Pendidikan bagi sebagian orang tegal bukan merupakan ukuran sukes. Tidak sedikit mereka memperkerjakan Sarjana, meskipun mereka sendiri mungkin tidak tamat SLTP.

Huruf paling akhir yaitu L singkatan dari lugas. yang berarti orang tegal biasa tampil apa adanya, tanpa banyak formalitas,yang biasa disebut thokthelan. Mereka tidak biasa basa basi bahkan terkesan kasar, primitif dan naif. Sebagai tanda keakrapan mereka sering bertegur sapa sesama teman dengan umpatan yang menyebit nama binatang. Ki Enthus misalnya, merupakan
prototip keramahtamahan orang Tegal, yang secara sepintas terkesan liar.

Ciri kehidupan wiraswata terlihat disepanjang kota kabupaten dari kota Tegal. Hampir tidak satupun rumah yang tertutup. Hampir semua membuka diri sebagai wiraswatawan. mereka menjual berbagai macam mebel, membuka bengkel maupun show room sebagai hasil kerajinan alat-alat dapur, yang biasa disebut "Sayang". Daerah ini dsebut zona Pesayangan. Ada lagi pengrajin pengecoran besi, pembatikan maupun penenunan. Bahkan ciri lain bisa dilihat di banyak kota dengan membuka WARTEG.

disadur dari Buku "Semangat Orang Orang Tegal"