Sabtu, 31 Desember 2011

Soal-soal Bahasa Inggris

Bagi yang sedang atau mau belajar Bahasa Inggris berikut ini ada contoh soal-soal Bahasa Inggris untuk tingkatan SD, silakan dipelajari :


Text 1. For numbers 1-8.
I love dogs very much. I keep some dogs in my house. They are Casper, Midas, Brwonie and Dottie. Casper is a dachshund. He’s short with long body and four strong legs. Brwonie is a collie. She has long and thick fur. What color is her fur? Brown, of course that’s why I call her Brownie. Dottie is a Dalmatian. She has a slim body and four long legs. She has thin fur and dots all over her body. The last is Midas. He is a bulldog. He has a large head, a short neck and thick short legs. He’s very strong.  I always take care of my dogs everyday.

1. What kind of text is the text above?
a. Recount c. Narrative
b. Descriptive d. Report
2. The generic structure of the text is …
a. description – identification
b. Identification – description
c. Orientation – events – Reorientation
d. Reorientation – events – Orientation
3. ‘They are Casper, Midas, Brownie and Dottie’. The sentence is the …. of the text.
a. Description c. Identification
b. Orientation d. Events
4. ‘He’s short with long body and four strong legs’  The sentence is one of the ……… of the text.
a. Events c. Descriptions
b. Orientations d. Identifications
5. How many dogs does the writer have?
a. 1 c. 3
b. 2 d. 4
6. What does Casper look like?
a. short with long body and strong legs
b. Brown, with long and thick fur
c. slim body, long legs
d. thin fur and dots
7. Why does the writer call the collie, Brownie? The writer calls the collie, Brownie because ….
a. she likes brownies c. she has brown fur
b. she has brown ear d. she like it
8. What kind of dog is Dottie? Dottie is a …
a. Dalmatian
b. Daschun
c. Bulldog
d. Collie

Text 2. For numbers 9-15

Kamis, 15 Desember 2011

Ada Tembok Ratapan di Facebook

do you know tembok ratapan???
 yang belum mengerti bisa dibaca dibawah ini :
Kutip:Tembok Ratapan adalah tempat yang penting dan dianggap suci oleh orang Yahudi maupun Muslim. Ini adalah sisa dinding Bait Suci di Yerusalem yang dibangun oleh Raja Salomo (Sulaiman), putra Daud. Bait Suci itu hancur ketika Israel diserbu tentara Romawi pada tahun 70 Masehi.

Panjang tembok ini aslinya sekitar 485 meter, dan sekarang sisanya hanyalah 60 meter.

Orang Yahudi percaya bahwa tembok ini tidak ikut hancur sebab di situlah berdiam "Shekhinah" (kehadiran ilahi). Jadi, berdoa di situ sama artinya dengan berdoa kepada Tuhan.
Orang Yahudi berdoa di Tembok Barat

Tembok ini dulunya dikenal hanya sebagai Tembok Barat, tetapi kini disebut "Tembok Ratapan" karena di situ orang Yahudi berdoa dan meratapi dosa-dosa mereka dengan penuh penyesalan. Selain mengucapkan doa-doa mereka, orang Yahudi juga meletakkan doa mereka yang ditulis pada sepotong kertas yang disisipkan pada celah-celah dinding itu. (WIKIPEDIA)
 Dinding ratapan ini adanya di israel atau palestina sana.
Terus apa hubungannya dengan facebook?

Selasa, 06 Desember 2011

Memakai Celana di Bawah Lutut

Seorang mahasiswa perguruan tinggi di Surabaya mempertanyakan, apakah bila kita memakai celana harus di atas mata kaki atau harus ditinggikan di bawah lutut? Pertanyaan ini disampikannya terkait anjuran sekelompok umat Muslim di Indonesia bagi kaum laki-laki untuk memakai celana yang tinggi, hampir di bawah lutut. Kelompok ini sudah berkembang di kampus-kampus.

Sepanjang yang kami ketahui, praktik memakai celana di atas mata kaki, ini merujuk pada suatu hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dari Abu Hurairah. Bahwa Rasulullah SAW bersabda, yang isinya :


Sarung (celana) yang di bawah mata kaki akan ditempatkan di neraka

Dari hadits tersebut para ulama berpendapat bahwa sunnah memakai pakaian tidak melebihi kedua mata kaki. Sebagian ulama bahkan mengharamkan mengenakan pakaian sampai di bawah mata kaki jika dimaksudkan lil khulayah atau karena faktor kesombongan. Hal ini juga didasarkan pada hadits lain riwayat Al-Bukhari dari Ibnu Umar. Rasulullah SAW bersabda, yang isinya :

Allah tidak melihat orang yang merendahkan pakaiannya dengan penuh kesombongan.

Tentunya ini sesuai dengan konteks saat itu, bahwa merendahkan pakaian atau memakai pakaian di bawah lutut di daerah Arab waktu itu adalah identik dengan ria dan kesombongan.

Nah, secara fiqhiyah, atau menurut para ulama fikih, hadits ini difahami bahwa kain celana atau sarung di atas mata kaki dimaksudkan supaya terbebas dari kotoran atau najis. Artinya masalikul illat atau ihwal disunnahkan mengangkat celana adalah untuk menghindari najis yang mungkin ada di tanah atau jalanan yang kita lewati.

Berdasarkan ketentuan fikih ini, menurut kami, kita dipersilakan memakai pakaian sebatas mata kaki, tidak harus di atasnya, selama kita bisa memastikan akan bisa menjaga celana kita dari kotoran dan najis, misalnya dengan memakai sepatu atau sandal atau mengangkat atau menekuk celana kita pada saat jalanan hujan atau basah.

Perlu direnungkan bahwa berpakaian adalah bagian dari budaya. Dalam Islam kita mengenal istilah tahzin atau etika dalam berpenampilan yang selaras sesuai dengan adat lingkungan setempat. Kita dipersilakan mengikuti tren pakaian masa kini asal tetap mengikuti ketentuan yang wajib yakni untuk laki-laki harus menutupi bagian tubuh dari mulai pusar hingga lutut.

KH Arwanie Faishal
Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail PBNU